Suplementasi, Perlukah?

Kita hidup pada zaman dimana informasi sangat mudah untuk diakses. Beragam jenis informasi bisa dengan mudah didapatkan hanya dari sentuhan ujung jari di dunia maya, mulai dari Informasi yang bermanfaat, sampai yang paling "nyeleneh" sekalipun.



Salah satu informasi yang paling banyak orang cari dalam Google adalah informasi terkait kesehatan. Ada banyak sekali orang diluar sana yang butuh informasi kesehatan, sehingga banyak diantaranya yang menulis artikel tentang kesehatan, baik memiliki latar belakang akademisi resmi, maupun hanya yang sebatas "kelihatan" resmi.

Tema kesehatan yang akan Saya bahas kali ini dan beberapa minggu kedepan adalah terkait Suplementasi vitamin. Perlu dicatat bahwa Saya bukan seorang dokter dan segala sesuatu yang Saya tulis disini bukanlah nasehat medis. Setiap artikel dengan tema kesehatan dalam blog ini Saya tulis sebagai informasi saja yang ditulis berdasarkan pengalaman dan penelitian yang tersedia.

Seringkali banyak teman-teman saya yang bertanya tentang apakah perlu untuk minum suplementasi vitamin dan mineral bagi orang sehat untuk tetap menjaga kesehatan?

Jawabannya sederhana saja, Tidak Perlu.
Tapi tentunya dengan satu catatan tertentu.

Pertama-tama kita harus sadar bahwa diluar sana banyak orang jualan, dan setiap merek dagang pasti mengaku bahwa barang dagangan mereka adalah yang paling baik dan paling dibutuhkan oleh tubuh dibandingkan produk kompetitor.

Beragam cara promosi dilakukan, mulai dari membombardir iklan di media masa, membayar dokter untuk mempromosikan produk mereka (meskipun ini tentunya dilarang), bahkan dengan sengaja membayar ilmuan untuk meneliti dan menulis publikasi tentang suatu bahan atau zat yang digunakan dalam produk mereka, agar "seakan-akan" memang bahan tersebut ampuh, yang padahal jika kita mau sedikit lebih jeli membaca penelitian mereka, kita akan temukan pernyataan bahwa penelitian tersebut masih perlu diuji lebih jauh lagi dengan segala macam syarat dan ketentuan berlaku.

Cara-cara tersebut akhirnya membuat kita, terutama masyarakat awam, berfikir bahwa suplementasi itu penting untuk dikonsumsi, dan jika tidak dikonsumsi maka akan membawa dampak buruk bagi kesehatan. "Marketing of fear", salah satu cara marketing paling sering digunakan perusahaan suplemen untuk menakut-nakuti konsumen agar membeli produk mereka.

Suplemen kini dianggap sebagai "Penyelamat" bagi masyarakat awam yang masih belum paham.

Pola Makan Sehat Seimbang, Cara Paling Ampuh Dibandingkan Suplementasi Apapun.


Sebenarnya ingin hidup sehat itu sederhana saja. Kembali ke alam.

Tuhan sudah menciptakan segala sesuatu dengan sempurna dan sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Suplementasi tetap tidak bisa mengganti manfaat dari buah dan Sayuran yang beraneka warna dan rasa, yang sudah Tuhan ciptakan untuk MakhlukNya di alam semesta.

Jika kita bisa menjaga pola hidup sehat dan seimbang, maka suplementasi hampir tidak lagi dibutuhkan oleh tubuh. Semua zat dan nutrisi sudah bisa didapatkan dari asupan makanan sehari-hari, dari protein nabati, hewani, buah, dan sayur.

Hal ini sudah terbukti dari nenek moyang kita dahulu, dimana mereka bisa hidup sehat, panjang umur, dan awet muda dengan makanan sehat seimbang, tanpa suplemetasi apapun.

Berbeda kasusnya dengan orang-orang yang punya penyakit tertentu, dimana mereka membutuhkan medikasi berupa konsumsi suplemen tertentu untuk membantu mempercepat penyembuhan, seperti suplementasi vitamin C, Vitamin E, dan atau omega 3 dengan dosis tertentu. Atau orang-orang yang hidup di suatu lokasi tertentu dimana sangat sulit mendapatkan makanan sehat, sehingga suplementasi bisa jadi dibutuhkan untuk menunjang fungsi tubuh agar tetap bekerja optimal.

Beruntunglah kita yang tinggal di Indonesia, karena sebagian besar tanah indonesia sangat subur, dan banyak sekali berkah alam yang bisa didapat dari tanahnya seperti sayur, buah, ikan, dan hewan ternak lainnya. Hidup sehat dengan mengonsumsi makanan sehat dan seimbang sebenarnya bukan masalah sulit bagi sebagian besar orang indonesia asalkan mau disiplin.

Jika masih merasa sulit sekali menjaga pola makan sehat seimbang dan memutuskan untuk mengonsumsi suplemen, maka pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda, terkait suplemen apa yang dibutuhkan, seberapa sering dan seberapa banyak suplemen tersebut perlu untuk dikonsumsi.

Salam,

You Might Also Like

0 Comments