Tampilkan postingan dengan label Bedah Buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bedah Buku. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 April 2020

Bedah Buku: Mendaki Tangga Yang Salah (Barking Up The Wrong Tree) - ERIC BARKER

Bedah Buku: Mendaki Tangga Yang Salah (Barking Up The Wrong Tree) - ERIC BARKER

Wah, Sudah lama sekali rasanya saya tidak pernah lagi membahas segmen bedah buku. Meskipun banyak buku yang sudah dibaca, tapi belum kesampaian diulas diblog, males sih faktor utamanya. Hahaha.

Oke, Buku yang pertama kali akan Saya review setelah sekian lama tidak membahas segmen Bedah Buku adalah buku berjudul "Barking Up The Wrong tree", yang secara harfiah arti dalam bahasa Indonesianya adalah "Menggonggongi Pohon Yang Salah", Tapi entah kenapa penerbit PT Gramedia Pustaka menerbitkan buku terjemahannya dengan judul yang sedikit berbeda, yaitu "Mendaki Tangga Yang Salah".

Bedah Buku: Mendaki Tangga Yang Salah (Barking Up The Wrong Tree) - ERIC BARKER

Buku Best Seller versi Wall Street Journal ini sudah ditulis tahun 2002, namun baru diterbitkan terjemahannya oleh Gramedia pada tahun 2019. Terdiri dari 360 halaman, dibandrol dengan harga 108.000, dan mungkin beberapa toko online store lain ada yang menjual dengan harga lebih murah.

Bedah Buku: Mendaki Tangga Yang Salah (Barking Up The Wrong Tree) - ERIC BARKER

Apa yang menarik dari buku ini?

Buku ini membahas berbagai aspek kesuksesan dari sudut pandang yang berbeda. Kita tahu bahwa pada umumnya untuk mencapai kesuksesan yang dibutuhkan adalah : Kerja keras, iya kan?

Namun disini kita diajak untuk melihat contoh kesuksesan dari sudut pandang lain seperti "menjilat atasan" atau "menjatuhkan rekan kerja".

Jika memang kepintaran dan kerja keras adalah salah satu faktor kunci penentu kesuksesan, mengapa siswa paling pintar di sekolah jarang menjadi milarder?

Bedah Buku: Mendaki Tangga Yang Salah (Barking Up The Wrong Tree) - ERIC BARKER

Tidak hanya itu, banyak juga contoh-contoh cerita unik lainnya yang dibahas disini, yang sangat membuka wawasan kita perihal dunia yang sesungguhnya.

Lalu jangan kaget juga kalau kita mungkin bisa belajar kerjasama dan persahabatan dari..
kelompok bajak laut dan mafia!

Bedah Buku: Mendaki Tangga Yang Salah (Barking Up The Wrong Tree) - ERIC BARKER

Bedah Buku: Mendaki Tangga Yang Salah (Barking Up The Wrong Tree) - ERIC BARKER

Eric Barker menulis buku ini dengan cara yang menarik. setiap contoh mengenai suatu teori didasari oleh kisah nyata yang lengkap dan dengan alur yang menarik. Kita sebagai pembaca seolah-olah bisa merasakan suasana, keadaan, terlibat didalam isi kepalanya.

Setiap kisah dilihat dari sudut pandang yang berbeda, secara seimbang. sehingga kita diajak untuk bisa lebih menghargai keduanya, mengambil manfaatnya, dan menerapkan mana yang sekiranya baik untuk kita jalani.

Bedah Buku: Mendaki Tangga Yang Salah (Barking Up The Wrong Tree) - ERIC BARKER

Terjebak di rumah karena pandemi virus dan bosan?
Membaca buku ini bisa dijadikan solusi alternatif untuk menghabiskan waktu.

Jumat, 21 September 2018

#Bedah Buku: Dunia Sophie (Jostein Gaarder)

#Bedah Buku: Dunia Sophie (Jostein Gaarder)

Siapa sangka kalau belajar tentang filsafat bisa menyenangkan (Sekaligus menyesatkan)?

Ada satu novel filsafat unik karya penulis terkenal Jostein Gaarder yang berjudul Sophie's World, atau terjemahannya dalam bahasa indonesia berjudul Dunia Sophie.


Novel ini menceritakan tentang Sophie, Gadis kecil yang tiba tiba saja mendapat surat misterius dari seorang yang tidak dikenal bertuliskan "Siapa Kamu?"

Pertanyaan sederhana, namun bisa membuka banyak pertanyaan yang sangat kompleks didalamnya. Melalui satu pertanyaan sederhana ini, kita akan "diseret" ke masa lalu, era para filsuf yunani kuno seperti Socrates, Plato, Aristoteles, dan sebagainya.

Novel ini membawa kita kepada masa dimana ilmu pengetahuan belum berkembang seperti sekarang ini, sehingga pada masa itu, orang berusaha mencari suatu penyebab dari suatu kejadian alam (seperti hujan/musim kemarau) berdasarkan imajinasi saja. Maka muncullah yang namanya dewa Hujan, dewa petir, dan dewi kesuburan dan diyakini sebagai penyebab kejadian alam tersebut.

Alur cerita yang dipaparkan dalam novel ini sangat menarik dan sangat tidak membosankan. Misteri-misteri yang diceritakan membuat kita semakin terbawa dalam cerita. Jostein Gaarder juga memaparkan sejarah filsafat dengan cukup lengkap dan menarik, dimulai dari era yunani kuno hingga era kontemporer.

Buku ini juga tersedia versi E-Book nya yang bisa kalian beli di PlayStore, juga kalau mau hemat, bisa beli buku bekas yang sudah banyak tersedia di online Store.

Cheers!
#Bedah Buku: 48 Law of Power (Robert Greene)

#Bedah Buku: 48 Law of Power (Robert Greene)

Robert Greene merupakah salah satu penulis buku fenomenal, dimana hampir semua buku tulisannya bisa mendapat predikat sebagai International Best Seller. Salah satu bukunya yang paling terkenal adalah 48 Law of Power, atau terjemahannya dalam bahasa Indonesia; 48 Hukum Kekuasaan


Buku ini ditulis pada tahun 1998 dan masih sangat menarik untuk dibaca hingga sekarang.

48 Law of power tidak hanya memaparkan tentang bagaimana cara orang-orang terkenal dan penguasa dunia bisa terkenal dan berkuasa, tapi juga mengapa ada orang hebat yang seharusnya bisa "berkuasa" namun gagal meraih apa yang seharusnya mereka dapatkan.

Pemaparan di buku ini sangat menarik, dimana setiap hukum dibahas dengan terperinci. Bagaimana jika kita menerapkan hukum ini, bagaimana jika kita tidak menerapkan hukum ini, dan situasi atau kondisi seperti apa yang sebaiknya justru kita tidak boleh menerapkan hukum ini.

Selain itu, Robert Greene juga memberikan contoh berdasarkan sejarah-sejarah dari orang-orang terdahulu yang berhasil atau gagal dalam menerapkan hukum tersebut.

Buku setebal 452 halaman ini sangat membuka wawasan kita tentang berbagai macam kepemimpinan di dunia. Bahkan Saya sampai pernah membaca bahwa buku ini sempat pernah dilarang peredarannya di suatu negara karena dianggap bisa mengancam kepemempinan dan kekuasaan disana.

Minggu, 27 Agustus 2017

#BedahBuku: How To Win Friends And Influence People By: Dale Carnegie

#BedahBuku: How To Win Friends And Influence People By: Dale Carnegie


Bagaimana caranya agar kita bisa memberi kesan yang baik pada orang lain terutama orang yang baru kita temui? Jawabannya, buat dia bercerita tentang seberapa hebat dirinya.

Adalah fitrah manusia untuk senang dipuji, senang dianggap hebat, dan senang didengarkan. Itu adalah ego pribadi yang sebenarnya tidak selalu berarti buruk. Ketika mereka sudah tenggelam dalam menceritakan kehidupannya, itu tandanya mereka sudah berminat pada diri kita. Bernegosiasi setelahnya akan menjadi hal yang mudah.

Apa Anda tahu bagaimana caranya agar bisa menenangkan orang yang sedang emosi dan sukses bernegosiasi dengan mereka?
Mudah saja, ajak mereka duduk dan beri makanan terutama makanan yang manis.

Orang yang lapar cenderung mudah marah, dan orang yang kenyang apalagi dengan makanan manis, akan cenderung mudah "dikendalikan". Cara ini seringkali diterapkan oleh pemimpin negara ketika bernegosiasi dengan rakyatnya.

Lalu, tahukah Anda bahwa nama seseorang adalah sebutan paling indah di telinganya?

Sejelek apapun nama itu terdengar dalam benak kita, itu tetap sebutan terindah baginya. Oleh karena itu, biasakan memanggil orang dengan namanya yang indah itu. Juga usahakanlah menghapal nama seseorang meskipun dia adalah seorang cleaning service sekalipun. Saya yakin Anda akan sangat dihormati.

How to win friends and influence people karya Dale Carnegie ini adalah buku yang cukup fenomenal. meski sudah ditulis lebih dari 70 tahun lalu, buku ini tetap laris manis dipasaran. Isi dari buku ini yang sebagian besar adalah "praktek", bukan hanya teori, membuat buku ini sangat menarik untuk dibaca hingga lembar terakhir.

Buku ini memaparkan tentang hubungan psikologis antar manusia, bagaimana caranya agar kita bisa berteman dan mempengaruhi orang lain berdasarkan kaidah-kaidah kemanusiaan.

Sangat direkomendasikan bagi Anda yang ingin meningkatkan kemampuan dalam menjalin hubungan interpersonal.

Selasa, 13 Juni 2017

#BedahBuku: Sehat Sejati Yang Kodrati

#BedahBuku: Sehat Sejati Yang Kodrati

Kalau seandainya seumur hidup kamu cuma mau atau cuman bisa baca satu buku dengan genre Health/kesehatan, maka pastikan buku ini jawabannya!!

Mungkin rasanya terkesan berlebihan, tapi memang itulah yang saya rasakan. Memang banyak buku-buku kesehatan yang beredar diluar sana dengan penulis-penulis yang hebat. Sebut saja Dr. Mercola, Dr Colin Campbell, Dr. Hiromi Shinya, dan sebagainya. Tapi buku yang ditulis oleh Dr.Tan Shot Yen kali ini sangat berbeda., setidaknya dibandingkan dengan semua buku-buku kesehatan yang pernah saya baca sebelumnya, Hanya buku ini yang benar-benar merubah hidup saya, dari yang semula makan sembarangan dan asal-asalan menjadi makan yang "benar"

Sebelum lanjut lebih jauh, mari kita kenalan dulu sama Dr.Tan Shot Yen.

Berbeda dengan dokter-dokter lain yang biasanya setelah lulus S1 fakultas kedokteran akan langsung lanjut ke pendidikan spesialis, Dr.Tan Shot Yen ini justru mengambil jalur lain, yaitu M.Hum, alias Magister Humaniora, atau lebih detil lagi S2 jurusan filsafat!

Setelah itu beliau lanjutkan dengan pendidikan S3 jurusan gizi komunitas. Menarik bukan?

Salah satu alasan mengapa beliau tertarik pada Filsafat adalah agar bisa lebih memahami sisi aksiologi, ontologi, dan epistemologi dunia kesehatan dan kedokteran. Hal ini membuat beliau lebih memahami tentang hakikat sehat sejati yang kodrati sesungguhnya.

Tidak hanya itu, dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat awam, Dr. Tan Shot Yen berhasil membuat metode atau pola makan yang, sebenernya-bukan-hal-baru-karena-sudah-diterapkan-nenek-moyang-kita-sejak-dulu-tapi-dilupakan-seiring-dengan-kemajuan-zaman, sukses membuat ratusan (atau mungkin ribuan?) pasiennya sembuh dari penyakit-penyakit "moderen" seperti Diabetes, obesitas, kanker, stroke, jantung, dan sebagainya, dimana (katanya) sebagian besar dari mereka tidak minum obat-obatan, tidak menjalani operasi atau kemoterapi.

"Pengobatan" yang diberikan Dr.Tan Shot Yen terbilang unik. Berbeda dengan dokter-dokter pada umumnya yang biasanya sesi konsultasi hanya berlangsung 5 sampai 15 menit, Dr. Tan akan memberi sesi konsultasi kepada pasien baru selama 2 hingga 3 jam!

Jadi, ya kayak dengerin kuliah atau seminar gitu deh.

Hal ini dilakukan bukan tanpa alasan. Dr. Tan ingin agar pasiennya menjadi orang yang "paham", bukan sekedar "Patuh". Orang yang paham akan menjalankan pola hidup sehat karena kesadarannya sendiri. Sedangkan orang yang patuh hanya akan menjalankan pola hidup sehat karena keterpaksaan. Untuk membuat pasien paham tentu tidak bisa dilakukan dalam 5 - 15 menit kan? Oleh karena itu dibutuhkan waktu hingga 3 jam.

Lalu, pola makan yang seperti apa sih' yang dianjurkan Dokter ini?

Jawabannya sederhana saja: "Konsumsi sayur dan buah segar 5 porsi sehari sebagai sumber karbohidrat yang sehat, Protein nabati dan hewani dari sumber yang baik, dan lemak yang juga berasal dari sumber yang sehat"

Tapi penjelasan dari jawaban sederhana tersebut sangat tidak sederhana, dan tentunya mustahil saya jelaskan disini karena akan sangat panjang sekali. Intinya, Dr. Tan menganjurkan kita untuk makan-makanan yang didapat dari sumber yang "alami", bukan yang didapat dari pajangan supermarket selama bertahun-tahun, yang dimana komposisinya hanya Tuhan dan si produsen yang tau.

Didalam buku Sehat Sejati Yang Kodrati ini, Dr. Tan Shot Yen memaparkan dengan sangat jelas dan lengkap tentang kesehatan, makanan, dan gangguan fungsi tubuh yang umum dialami masyarakat Indonesia, mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa, hingga usia senior. Dijelaskan dengan bahasa yang cukup mudah dipahami oleh umum, membuat buku setebal 553 halaman ini menarik untuk dibaca.

Selain itu, karena ditulis oleh orang Indonesia dengan aksen jawa yang cukup "medok", resep-resep makanan yang diberikan juga merupakan resep-resep yang umum ditemui di bumi Indonesia, jadi sangat khas Indonesia dan berasas kearifan pangan lokal.

Tentunya berbeda sekali jika si penulis adalah orang bule yang biasanya akan menyebutkan bahan-bahan makanan yang tidak tumbuh di Indonesia, dan kalaupun ada harganya sangat mahal, kan?

Intinya, buku ini sangat wajib dimiliki oleh kamu yang peduli dengan kesahatan tubuhmu dan keluarga tercinta.

Oh iya, buat kamu yang tertarik untuk mengunjungi Klinik Dr. Tan Shot Yen, ini dia alamatnya:

Gedung perkantoran Bidex, Blok G no 22, BSD City (Sebelum Teras Kota mal), 
Jl. Pahlawan Seribu, Lengkong Gudang, Serpong
Kota Tangerang Selatan, Banten 15321
tlp. 021 53164347 ; Hp. 0856 271 2067

Salam Sehat Selalu!


Judul : Sehat Sejati Yang Kodrati
Penulis : Dr. Tan Shot Yen, M.Hum
Tebal : 553 Halaman
Penerbit : Dian Rakyat 2012
Harga : Rp 100.000