Minggu, 05 September 2021

"Cashless Effect",  Bikin Kamu Tambah Boros

"Cashless Effect", Bikin Kamu Tambah Boros



Guys, pernah gak sih kalian merasa kalau belanja pakai uang digital, kartu kredit, atau pay later, rasanya bukan tambah hemat tapi tambah boros?

 

Ada sebuah teori yang disebut "Cashless Effect" dimana kita akan cenderung menghabiskan  uang lebih banyak ketikan menggunakan uang digital atau bahkan uang yang tidak kita miliki sama sekali lewat kredit atau pay later.

 

Nah disini Ada sebuah data menarik yang dirilis Katadata dan Kredivo,

Dikatakan bahwa jumlah transaksi paylater selama pandemi meningkat cukup signifikan,

Dan pengguna baru meningkat hingga 55%.

 

Kenapa orang jadi suka pakai pay later?

Jawabannya beragam, bisa jadi karena memang butuh tapi gak punya uang,

Bisa jadi karena ada promo khusus pembayaran paylater, jadi kalau bayar belanjaan dengan cara berutang, kita malah dikasih diskon yang lebih besar daripada bayar cash.

Atau alasan yang paling umum adalah karena memang tidak bisa menahan godaan untuk membeli barang yang sebenarnya gak pelu-perlu amat.

 

Apapun alasannya, paylater atau sistem pembayaran kredit, sukses membuat banyak orang semakin konsumtif.

Karena pada dasarnya pay later didisain untuk mengakomodir orang yang punya sifat Impulse buying, Alias belanja bukan karena butuh tapi karena pengen doang.

Kesempatan ini dimanfaatkan oleh pelaku bisnis untuk membesarkan pembayaran lewat metode paylater

 

Adanya Paylater ini Bagus gak sih sebenernya?

Ya bisa jadi bagus, bisa jadi enggak.

 

Disatu sisi mungkin aja ada orang yang beneran butuh paylater, jadi ini sangat membantu mereka.

Disisi lain, dengan adanya pay later atau pembayaran kredit, secara makro tingkat konsumsi orang itu meningkat, dan berdampak pula pada perputaran ekonomi yang semakin cepat. Jadi bagus juga untuk menggerakan roda perekonomian di Indonesia.

 

Namun disisi lain, masalah akan mulai bermunculan ketika kita gak bisa bayar tagihan atau cicilan yang tepat waktu. Bunganya besar bos, belum lagi debt collectornya bisa galak.

 

Hal ini mulai menjadi masalah di beberapa negara, salah satunya Korea selatan. Ada banyak orang bangkrut karena terjebak utang rumah tangga seperti paylater dan pinjaman online.

 

Sebenernya kita cukup bersyukur dengan regulasi kredit, paylater, dan pinjol di Indonesia yang dibuat oleh pemerintah. Karena meskipun belum sempurna dan banyak kurangnya sana-sini, tapi menurut saya pemerintah sudah cukup bisa mengontrol keberadaan pembayaran paylater ini.

 

Saya pribadi, sangat menghindari paylater, dan juga menyarankan kalian untuk jauh-jauh dari pay later, meskipun sekilas promonya terlihat menggiurkan.

Karena paylater itu membiasakan diri kita untuk konsumtif dan impulse buying. Kita jadi gampang beli barang dan gak dipikir nanti keuangan kita bakal sehat atau enggak kedepannya.

Jumat, 03 September 2021

Ngomongin Tentang Child Free

Ngomongin Tentang Child Free

Dunia itu kadang lucu.

Ada yang mau punya anak tapi ternyata gak bisa punya anak

Ada yang gak mau punya anak, tapi kok malah gampang banget punya anak

 

Ya kali ini aku mau sedikit bahas tentang Childfree,

Beberapa orang bilang ini “Trend”, tapi ya sebenernya kurang cocok juga dibilang trend.

Bukan kayak baju, yang tiap tahun ada trend sendiri.

 

Childfree itu lebih kepada keputusan sebuah pasangan ketika mereka gak mau punya anak.

Sebenernya kalau di beberapa negara lain, ini bukan hal yang “wah” ya, karena ada juga orang di luar sana yang gak mau punya anak setelah menikah.

 

Di Indonesia pasangan yang memutuskan untuk childfree ini cenderung masih mendapat stigma negatif.

Berkeluarga tapi memutuskan gak  memiliki keturunan dianggap aneh karena keluar dari kebiasaan umum dimasyarakat.

Ya, biasanya kan kalau udah nikah gak punya anak, bisa jadi langsung bahan omongan tetangga satu kampung.

 

Nah apalagi kalau pasangan itu memutuskan untuk childfree, bisa bisa diceramahin satu kampung gitu kan.

 

Well, aku pribadi percaya kalau setiap pasangan punya prefrensinya masing-masing, apakah mau punya anak atau enggak. Dan pastinya mereka sudah memikirkan itu matang-matang.

Orang yang childfree itu pasti udah menimbang-nimbang konsekuensi pilihan mereka.

Kita sebagai orang luar mungkin bisa memberikan saran, tapi tentu gak etis kalau menginterfensi kehidupan mereka terlalu jauh.

 

Dari sisi agama pun, memutuskan untuk childfree itu gak dilarang, meskipun memang tidak sesuai dengan Sunnah. Tapi yang jelas, punya anak itu berarti punya tanggung jawab besar, baik dari segi fisik, mental dan finansial. Sehingga keputusan memiliki anak memang ada baiknya dipertimbangkan dengan matang.

 

Kalo menurutmu gimana?

Rabu, 01 September 2021

Pentingnya Medical Check Up Untuk Orang Tua

Pentingnya Medical Check Up Untuk Orang Tua

Guys aku mau cerita sedikit.

Buat kamu yang punya orang tua yang usianya diatas 50 tahun,

Ada baiknya kamu ajak mereka untuk rutin medical check up setahun sekali,

Atau minimal dua tahun sekali, dan usahakan rutin.

 

Aku mau cerita sedikit pengalaman dari almarhum papaku, yang meninggal bulan juli lalu.

Papaku usianya 60 tahun dan selama ini yang kami tahu beliau gak pernah sakit apa-apa

Paling kalau sakit, ya flu biasa atau pusing biasa. Gak ada yang parah atau gimana.

3 tahun lalu juga pernah medical check up dan hasilnya baik-baik aja.

 

Ternyata tahun 2021 ini, ketika orangtuaku mau divaksin covid,

Kan sebelum vaksin dicek tensi dulu. Barulah ketahuan kalau tekanan darah papaku tinggi banget.

214/96, dan itu sudah masuk katagori krisis, harus mendapat perawatan medis segera.

 

Tapi waktu itu, salahnya papaku gak mau ke dokter, gak mau minum obat, dan lebih memilih

Makan  buah-buahan dan sayur kayak timun, belimbing, seledri, itu dimakan setiap hari.

Memang  gak berapa lama tekanan darahnya membaik, turun jadi 180, dan 160,sempat 150an juga.

 

Aku sempet ajak papa untuk medical check up pun, mau-mau enggak-enggak waktu itu, karena merasa gak perlu. Waktu itu pun kondisi papa baik-baik aja, sehat-sehat aja, gitu. Gak pernah ngeluh atau apapun.

Atau mungkin gak pernah bilang gak tau juga deh ya.

 

Sampailah suatu ketika, sangat tiba-tiba malem-malem  papa pusing, sakit kepala dan muntah-muntah. Singkat cerita, dibawa ke rumah sakit, hanya sekitar 2 jam disana, akhirnya papaku meninggal.

Itu bener-bener mendadak banget. Kita sekeluarga shok.

 

Penyebab meninggalnya kemungkinan besar karena pecah pembuluh darah di otak, dan kemungkinan besar itu diakibatkan oleh darah tinggi yang papaku alami.

 

Jadi aku gak mau kejadian yang dialami papaku dialami oleh orangtua kalian atau keluarga kalian.

Orang yang kelihatannya sehat dari luar, kelihatan selalu bahagia, bisa jadi didalam tubuhnya sedang sakit parah. Kita gak pernah tau kalau gak diperiksa.

Kalau saat itu papaku bener-bener diperiksa sama dokter dan mendapat perawatan yang tepat,

Mungkin beliau masih hidup, gak tau juga.

 

Jadi itu, pentingnya rutin medical check up ke orang tua yang usianya diatas 50 tahun.

Ajak mereka untuk periksa ke lab  dan ke dokter.

Kalau gak mau, paksa aja gapapa. Toh ini untuk kebaikan mereka juga kan.

 

Medical check up itu harganya sekitar 400rb sampai 800rb tergantung tempat dan fasilitasnya.

Jangan sampai menyesal dikemudian hari karena gak pernah periksa.

Jumat, 05 Februari 2021

 Perlukah kita menggunakan Dinar-Dirham di Indonesia?

Perlukah kita menggunakan Dinar-Dirham di Indonesia?

Mari kita bahas sedikit tentang pasar Muamalah yang baru-baru ini Digerebek polisi karena menggunakan Dinar-Dirham dalam transaksinya. Tentunya menuai banyak pro dan kontra, namun saya pribadi pro dengan ditutupnya pasar muamalah ini.


Perlukah kita menggunakan Dinar-Dirham di Indonesia?
Jawabannya: TIDAK PERLU.

Kita sudah punya Rupiah sebagai alat tukar yang sah di Indonesia. Gak ada yang salah sebenarnya dengan konsep memiliki alat tukar antara satu negara dengan negara lain. Hal ini pun sudah lumrah sejak zaman dahulu, dimana setiap kerajaan menerbitkan koin emas, perak, dan perunggu sendiri sebagai identitas kerajaan masing-masing.

Namun kenapa saya terus ngomongin soal emas dan perak?

Yang perlu kita kritisi disini adalah, emas dan perak atau logam mulia berharga lainnya sebagai “UNDERLYING ASSET”, suatu aset yang mendasari dan menjamin nilai dari rupiah kita. 


Selama ini, Rupiah yang kita pegang, gak ada jaminannya selain “kepercayaan pada pemerintah”. Rupiah itu hanya uang kertas. Cadangan emas Bank Indonesia hanya kurang dari 10% dari Jumlah Uang beredar di masyarakat. Begitupun Dollar di Amerika dan mata uang di hampir seluruh dunia pun sama saja. Hanya kertas, tanpa ada jaminan asetnya.


Sebelum tahun 1971, Setiap Dollar ADA JAMINAN EMASnya. Namun setelah tahun 1971, Presiden Richard Nixon memutuskan Dolar tidak lagi dijamin emas.


Tahun 1946 setelah Indonesia Merdeka, Uang Rupiah juga memiliki jaminan emas, dimana 10 Rupiah senilai dengan 0.5 gram emas. Namun tidak lama setelah itu, Tahun 1949 setelah Konfrensi Meja Bundar (KMB), Emas dari rupiah dicabut, dan Rupiah tidak lagi dijamin dengan logam berharga.

Semenjak ditariknya jaminan logam mulia dari mata uang kertas, nilai Inflasi di banyak negara melonjak tajam. Hal ini perlahan mulai diwaspadai banyak pemimpin dunia, sehingga beberapa bulan lalu kita melihat banyak berita dimana mulai banyak Bank Central di negara lain menambah cadangan emasnya seperti China (yang paling massif), Russia, dan Amerika.


Tentunya yang dilakukan negara itu bukan ingin menjadikan emas dan perak sebagai alat tukar. Tapi ingin menjadikan logam mulia ini sebagai jaminan dari mata uangnya.


Rupiah, tetap kebanggaan Indonesia.
Ini udah keren, dan bangga-lah dengan Rupiah.




Rabu, 27 Januari 2021

8 Faktor Penting Yang Mempengaruhi Kesuksesan Karir (Nomor 5, 5, dan 7 bisa jadi yang paling berpengaruh!).

8 Faktor Penting Yang Mempengaruhi Kesuksesan Karir (Nomor 5, 5, dan 7 bisa jadi yang paling berpengaruh!).

 Ada banyak faktor yang mempengaruhi perkembangan karir di masa depan. Saya mau sharing setidaknya ada 7 faktor penting. 


1.Lingkungan kerja yang mendukung
Bersyukurlah kalau kamu punya tempat kerja yang mendukung, bos yang supportive, dan rekan kerja yang asik. Ini adalah faktor utama mengapa banyak orang resign dari pekerjaannya. Kalau kamu punya ingkungan yang supportive, berarti akan ada peluang bagimu untuk bertahan lama di perusahaan itu, mengerjakan pekerjaan dengan baik, dan lebih berkembang kedepannya.


2. Pendidikan
Meskpin tidak selalu, namun orang yang punya pendidikan tinggi akan lebih punya kesempatan untuk dipromosikan ke jenjang karir berikutnya. Ada posisi-posisi tertentu di suatu perusahaan, misalnya supervisor keatas, yang hanya menerima lulusan sarjana S1 atau master S2.


3. Pelatihan dan kursus yang diikuti
Ketika kamu punya suatu keunggulan atau skill yang tidak dimiliki rekan lain, maka kemungkinan kamu naik jabatan akan semakin besar pula. Selalu belajar, ikuti kursus dan pelatihan. Kamu akan dinilai sebagai orang yang selalu terpacu untuk berkembang di masa depan.


4. Pembawaan personal.
kualitas diri adalah faktor yang sangat dinilai dalam perkembangan karir dan kenaikan jabatan. Apakah kamu orang yang dewasa? Apakah kamu bisa mengontrol emosi? Apakah kamu bisa mengatur tim dan punya ledership yang baik? Apakah kamu berpenampilan menarik dan bisa meningkatkan image perusahaan? Apakah kamu gigih dan pekerja keras?


5. Kedekatan Dengan Bos dan Atasan.
Kerja keras siang malam saja gak cukup! Beberapa penelitian menunjukkan, mereka yang dekat dengan atasan, pintar memuji atau menyanjung atasan, punya kesempatan lebih tinggi untuk dipromosikan ke jabatan berikutnya, lebih mudah minta naik gaji, dan lebih mudah minta izin cuti.


Bahkan sering kali kita dengar cerita dimana orang yang sebenarnya kerjanya biasa aja, tapi karena pintar menempatkan diri dengan atasannya, maka entah kenapa dia bisa naik jabatan dengan lebih cepat.


6. Menjatuhkan Orang Lain.
Orang licik dan brengsek yang haus jabatan itu ada! Mereka bisa saja menjatuhkan orang-orang hebat di lingkungan kerja jika mereka tau mereka mengancam karirnya. Mereka bisa bikin kita kerja gak nyaman, gosipin kita di belakang, cari kesalahan kecil kita, buka aib kita, dan sebagainya. Intinya bikin kita gak nyaman dan resign.


7. LUCK!
Yes, ini juga jadi salah satu faktor terbesar yang mempengaruhi kesuksesan karir seseorang. Bisa jadi di suatu cabang tempat kita bekerja, atasan kita tiba-tiba resign dan dipecat. Lalu kita diminta menggantikannya.


Bisa jadi perusahaan mau buka cabang di kota baru, dan kita diminta jadi kepala cabang karena kita rang dari daerah sana dan paham betul daerah itu.


Bisa jadi ada orang yang sebenarnya lebih layak dari kita untuk naik jabatan, tapi tiba-tiba dia resign karena mau pindah kerjaan, dan kita yang diangkat.

Jadi nikmatilah segala prosesnya. Kita gak pernah tahu apa yang akan terjadi kedepannya. Salam sukses selalu.

Selasa, 26 Januari 2021

Apa Yang Akan Terjadi Pada Baju Yang Tidak Laku Pada Industri Fast Fashion Seperti ZARA dan H&M?

Apa Yang Akan Terjadi Pada Baju Yang Tidak Laku Pada Industri Fast Fashion Seperti ZARA dan H&M?

Saya punya teman yang bekerja sebagai pegawai ZARA. Saya juga pernah tanya ini sebelumnya ke Dia, "bagaimana kalau seandainya ada pakaian yang udah lama gak laku?"


Dia bilang, katanya disumbangkan ke negara miskin atau dijual murah ke distributor lain dengan membuang label ZARAnya.


Benarkah begitu?


Saya penasaran dan mengulik-ngulik kesana kemari cari informasi dari sumber media online dan Youtube.


Faktanya ternyata tidak sedermawan itu ferguso.


Dalam fast fashion industry, gak cuman ZARA, tapi brand lain seperti H&M, Burberry, Nike, dan sebagainya, mereka tentunya akan mengusahakan barangnya laku dengan cara memberi diskon besar di event tertentu. Tapi meski begitu, masih ada aja barang-barang yang pastinya gak laku. untuk kasus ini, maka akan langsung DIHANCURKAN atau DIBAKAR.


Loh kok gitu? 
Kenapa gak buat sedekah aja? 
Kan lebih berfaedah??


Ya begitulah kawan-kawan. Barang yang gak laku akan dihancurkan. Bahkan sempat masuk salah satu acara investigasi TV yang menunjukkan H&M membakar 60 Ton pakaian layak pakai yang tidak laku di tahun 2013, meskipun fakta itu dibantah oleh pihak H&M.


Alasan mereka memusnahkan pakaian itu adalah, mencegah agar Image brand mereka tetap baik dan high-Class, juga menjaga kestabilan harga. Rata-rata mereka yang beli Brand ini adalah mereka bangga dengan Brand yang terkesan eksklusif dan mahal.


Kalau misalkan baju ZARA atau H&M disedekahkan, terus dipakai sama Tukang parkir, pemulung, atau anak yatim, maka image brand ini akan rusak. orang kaya gak mau pakai baju yang sama dengan yang dipakai pemulung, iya kan?


Dalam acara dokumenter dan Investigasi juga ditunjukkan, daur ulang pakaian itu prosesnya jauh lebih sulit dan lebih mahal daripada membuat pakaian baru dari bahan mentah. Karena setiap bahan pakaian biasanya mengandung komposisi serat kain yang berbeda satu sama lain. Oleh karena itu, banyak perusahaan lebih memilih membakar barang-barang yang gak laku.


Ada juga beberapa pihak yang menghancurkan pakaian tersebut dan mendaur-ulang, meskipun tidak banyak. Membakar adalah solusi yang paling cepat dan murah, namun juga tentunya yang paling tidak ramah lingkungan.


Maka tidak heran, Fast Fashion Industri adalah salah satu Industri yang paling merusak lingkungan didunia.

Senin, 25 Januari 2021

 Kompilasi 18 Modus Penipuan Yang Umum Terjadi Di Indonesia ( Part 3/4)

Kompilasi 18 Modus Penipuan Yang Umum Terjadi Di Indonesia ( Part 3/4)

Dalam postingan sebelumnya, kita sudah membahas modus nomor 6 samapi 10 yang bisa kalian baca disini. Saya merangkum setidaknya ada 18 penipuan yang umum terjadi di Indonesia, dan memakan banyak korban. Saya menyarankan Kamu membaca ini sampai habis, dan share ke keluarga juga sahabat dekatmu, agar kejadian ini gak menimpa mereka.

Foto : (Istockphoto/ Dusanpetkovic)


1. Video Call Mesum

Modus : Trik ini umum ditemui dari situs kencan online seperti Tinder. Tiba-tiba ada orang asing dengan foto profil yang tampan menghubungi kita dan berkata dia sedang serius cari pacar atau calon istri. Berbeda dengan modus love scam di Nomor 4, dimana penipu enggan melakukan video call, modus yang satu ini justru langsung minta kita melakukan video call saat pertama kali chat. Dia meyakinkan bahwa dia serius cari pacar atau calon istri, sehingga langsung minta melakukan video call. 

Namun yang terjadi pada saat kita setuju melakukan video call adalah, tiba-tiba yang kita temui adalah orang mesum telanjang yang sedang memainkan alat kelaminnya. Saat video call berlangsung, dia sudah merekam screen layar handphone, sehingga ada wajah kita didalam video call tersebut. Selanjutnya, video ini akan digunakan penipu untuk mengancam kita, bahwa kalau kita gak transfer uang atau melakukan hal lain yang dia inginkan, dia akan sebar video tersebut ke media sosial. Kalau korban sudah menikah, ini tentunya berpotensi menghancurkan rumah tangga, dan menghancurkan image korban sebagai orang mesum.

Antisipasi : Kalau memang mau iseng coba melakukan video call ke orang yang gak dikenal, maka pastikan kamu tutup dulu kamera depan handphone kamu, sehingga wajah kita gak langsung muncul di layar. Kalau memang dirasa aman dan orangnya baik-baik saja, barulah tampilkan wajah kita. Lebih aman lagi sih ya jangan terima video call dari orang yang gak dikenal.

2. Modus menang hadiah undian

Modus : Tiba-tiba kita mendapat SMS, Whatsapp, atau telepon dari sesorang yang mengatakan bahwa kita menang hadiah undian, dikirim suatu kode, dan alamat link untuk klaim hadiah. Link yang dikirimkan adalah Phising, dimana kalau kita klik, maka link itu berpotensi membobol keamanan ponsel kita, mencuri password, dan bahkan akun bank kita. Atau bisa juga kita dihubungi seseorang melalui telepon, dan dia akan mengarahkan kita melakukan suatu hal, biasanya suruh kita ke mesin atm, mencet tombol tertentu, dan mengarah ke transfer uang ke rekening pelaku.

Ini modus penipuan yang paling umum, paling banyak dilakukan dan meskipun sudah dilakukan sejak lama, nyatanya penipuan ini masih sangat banyak memakan korban. Bahkan menurut Badan Siber dan Sandi Negara, pada tahun 2020 lalu, ada hampir 5 kali lipat peningkatan penipuan ini. 

Antisipasi : Mudah saja sebenarnya menyadari penipuan ini, namun akibat masih rendahnya tingkat kewaspadaan masyarakat terutama menengah bawah yang tinggal di pedesaan, maka penipuan ini masih marak terjadi dimana mana. Jangan langsung percaya dengan informasi yang mengatakan bahwa kita menang hadiah undian. Jika kita benar-benar menang hadiah undian, maka perusahaan penyelenggara pasti akan menginfokan kita dengan email resmi atau media resmi lainnya.

3. Penipuan Game Online

Modus : Setiap game online punya karakteristik dan bisa beda-beda kasus penipuannya. Tapi yang umum adalah, jual Gems dengan harga murah, lalu penjual kabur setelah pembeli transfer uang. Modus Joki game untuk meningkatkan level karakter game kita, namun setelah kita transfer uang dan kirim Id-Password, dia malah kabur dan mengambil semua barang berharga di akun kita.

Antisipasi : Transaksi yang dilakukan tanpa melalui rekening bersama akan sangat rentan mengalami penipuan. Penipu yang terlibat dalam dunia Game biasanya akan sangat sulit di-polisikan. Polisi gak akan menganggap serius laporan ini. Kalaupun mau melapor, paling hanya sebatas melapor ke developer Game, dan itupun kalau transaksi terjadi dalam platform game. Beda halnya kalau terjadi di luar platform, seperti misalnya melalui facebook atau Instagram.

4. Penipuan atas nama Artis

Modus : Membuat akun sosial media resmi atas nama artis untuk mengelabui fansnya agar membeli suatu produk seolah-olah produk tersebut di Endorse, Membuat give-away palsu dan mengharuskan pemenang transfer uang dulu biar hadiahnya dikirim.

Antisipasi : Semua artis yang melakukan Give Away gak akan minta kita kirim uang untuk klaim Hadiah. Penipu biasanya akan bilang kalau uangnya akan dikembalikan setelah hadiah diterima, tapi ketahuilah itu gak akan terjadi. (Artis tuh udah kaya, mereka gak butuh duit kita). Selain itu, waspadai akun media sosial artis yang terlihat “Sepi”. Artis tuh biasanya banyak followers dan komentar di setiap postingan mereka. Beberapa platform seperti instagram dan facebook juga punya fitur autentifikasi, seperti tanda ceklist biru pada nama mereka, sebagai tanta bahwa itu adalah akun resmi mereka.

5. Penipuan Sales Resmi

Modus : Mengatas-namakan sales resmi (Atau bahkan bisa jadi memang beneran sales resmi) dan berkata bahwa mereka bisa punya trik agar barang yang mau kita beli bisa dapat harga lebih murah dari pasaran, dengan syarat kita harus transfer uang langsung ke mereka, dan harus nunggu beberapa hari. Atau bisa juga mereka memelas dengan alasan, kasih harga murah yang dipotong dari insentif gaji mereka, kalau enggak mereka takut di pecat karena gak biisa capai target penjualan. Ujung-ujungnya, ketika uang sudah kita transfer ke rekening pribadi mereka, mereka menghilang.

Antisipasi : Terkadang sales resmi memang punya trik khusus agar barang yang mereka jual bisa lebih rendah dari harga yang seharusnya. Namun tak jarang dari mereka yang menipu dan mengelabui calon konsumennya. Hal ini bisa diantisipasi dengan cara kita minta kontak atasan dari sales tersebut, menanyakan kebenaran harga, dan status si sales tersebut.


Sabtu, 23 Januari 2021

Pesan Untuk Kamu Yang Berencana Serius Trading / Investasi Saham Di Era Pandemi

Pesan Untuk Kamu Yang Berencana Serius Trading / Investasi Saham Di Era Pandemi

Saya sudah kenal dengan dunia saham sejak kuliah semester 4, sekitar umur 20 tahun. Saat itu karena masih sekolah dan gak punya uang banyak, maka saya hanya trading dari nominal kecil aja. 100rb, 200 rb. Usia saya saat ini 25 Tahun. Meski begitu, saya banyak belajar seputar saham dan analisisnya dari seminar di kampus, buku, dan ikut seminar berbayar di luar.

Saya mau cerita ini karena kelihatannya banyak banget trader Newbie di angkatan Corona, Mereka yang mencoba trading saham karena mungkin habis diPHK, atau sebatas tertarik melihat trend saham yang lagi naik tinggi

Meskipun sudah kenal saham dan sudah punya akun saham sejak kuliah dulu, Saya baru mulai serius trading saham setelah bekerja dan punya gaji sendiri. Sebagian gaji saya saya pakai untuk trading saham dengan sangat hati-hati. Masih sering loss, dan sesekali dapat profit juga. Tapi gak masalah, loss dan profit adalah tahap beajar kalau kita mau investasi apapun itu. Anggaplah itu uang "sekolah", karena dengan melalui fase Loss & Profit, mental dan psikologis kita akan sangat dilatih.

Alasan saya trading saham tentunya karena (gak munafik ya), pengen kaya dan dapet duit banyak. Mana ada orang investasi niatnya gak dapet duit sih, bener gak?

Saya banyak belajar dari investor saham terkenal yang sukses di dunia saham, belajar tekniknya, bukunya, seminarnya. Saya juga mempelajari teknik penipuan dan manipulasi seperti apa yang umum terjadi di pasar modal yang biasanya dipermainkan oleh Bandar saham (Mereka yang punya duit banyak dan bisa menggerakan harga saham).

Seriusan deh, grafik saham itu naik dan turun memang karena adanya supply dan depand. Namun Supply dan Demand gak selalu murni dipengaruhi oleh mekanisme pasar. Tapi bisa juga dipengaruhi oleh Bandar saham atau "Big Money", mereka-mereka yang punya banyak uang sehingga bisa memanipulasi Supply-Demand di pasar saham. Tolong pelajari ini juga kalau kalian serius mau terjun ke dunia saham.

Robert Kiyosaki berkata, untuk bisa benar-benar ahli di dunia saham Wallstreet, butuh waktu minimal 5 Tahun dan harus merasakan rugi hingga minimal 100.000 dolar, dan banyak sekali praktik manipulasi di pasar saham.

Lanjut yaa.,

Karena sibuk kerja, saya menjadi trader jangka menengah. Gak tiap hari lihatin grafik seperti day trader atau scalper pada umumnya. Saya fokus di saham Bluchip dan atau saham yang memang prospeknya lagi kelihatan bagus.

Saat ini, portofolio saya berfariasi, ada yang merah dan hijau.
Tapi alhamdulillah total masih hijau dan profit.

Pesan saya buat yang mau belajar saham di era pandemi ini;
Saat ini, pasar saham memang dalam keadaan bullish, sehingga mudah menjebak newbie tergiur dengan profit besar dalam waktu singkat. Pahamilah, Kalian bukan jago trading saham, tapi kalian BERUNTUNG bisa dapat profit dengan menunggangi pasar yang sedang bullish.

Oleh karena itu, tetaplah hati-hati dan bijak dalam Investasi di dunia saham. Karena kembali lagi ke prinsip dasar. High Risk, High Return. Saham adalah instrumen investasi yang beresiko tinggi. Selalu gunakan uang "dingin" dalam transaksi saham, uang yang kalian siap kalau-kalau nilainya berkurang hingga 50% dalam waktu singkat.

HINDARI pakai uang panas, apalagi ngutang. Jangan. Beneran deh.
Dan terakhir, selalu upgrade ilmu. Karena sejatinya, tidak ada yang namanya kaya tanpa belajar dan kerja keras.

Kamis, 21 Januari 2021

Benarkah Binary Option (Olymp Trade, IQ Option, Binomo, dll) Bisa Memberikan Profit? Atau Hanya Scam?

Benarkah Binary Option (Olymp Trade, IQ Option, Binomo, dll) Bisa Memberikan Profit? Atau Hanya Scam?

Kalau ditanya "Apakah ada yang sukses dari aplikasi tarading seperti binomo dan olymp trade", maka jawabannya pasti ADA, yaitu developer aplikasinya, influencernya, dan tim marketingnya.

Namun saya agak ragu kalau ada orang yang benar-benar sukses dari trading di aplikasi tersebut. Saya pribadi adalah investor pasar modal aktif, sudah hampir 5 tahun menggeluti dunia saham, pasar modal, dan forex. Saya juga sudah pernah coba platform Olymptrade dan Binomo, juga platform judi semacam judi bola dan poker (Astagfirullah, iya itu dosa lama. mohon dimaafkan. udah insaf😥)

Trading binary option buat saya adalah judi berkedok investasi. Hanya tebak-tebakan apakah aset yang kita pilih dalam beberapa menit kedepan akan naik atau turun. Kalau naik, kita dapat profit. Kalau turun, loss semua uangnya. 

Dengan mekanisme ini, para influencer platform tersebut akan menyarankan bagaimana tekniknya biar bisa dapat cuan di platform ini. Misalnya, kalau sudah loss sekali, maka trading berikutnya jumlah uang "Taruhan"nya ditambah dua kali lipat agar bisa menutupi loss yang sebelumnya. Mereka juga akan membumbui trading ini dengan berbagai macam analisis teknikal seperti Moving average, fibonacci, dan sebagainya semata-mata biar terkesan "Ilmiah" dan "Terpelajar".

Namun sayangnya, Platform sistem ini sudah punya semacam mekanisme kecerdasan buatan untuk memainkan psikologis tradernya. Awal-awal kita trading, umumnya kita akan mulai dari uang sedikit dulu untuk coba-coba. pada saat tahap awal ini, sistem trading akan memberikan kita rasio kemenangan yang tinggi. Ini membuat pemula merasa senang dan kecanduan.

Karena sudah senang dengan profit yang dirasa lumayan, perlahan trader akan tertantang untuk menambah saldonya sedikit demi sedikit. Sampai pada tahap tertentu, biasanya beberapa hari setelah rutin trading, maka rasio menang akan semakin turun, dan kita akan semakin rugi.

Yang bikin seram dari Judi adalah, dia bisa memainkan psikologis kita sedemikian rupa sehingga membuat kita buta arah. semakin kita rugi, bukannya berhenti, maka kita akan terpacu untuk menambah dana lagi dengan harapan bisa baik modal dari uang yang sudah pernah loss sebelumnya. (Saya jadi paham betul mengapa agama mengharamkan judi dan mengatakan judi adalah permainan SETAN)

terus suntik dana…,
Terus tambah..,
Tambah lagi….
Dan tanpa sadar kita sudah loss banyak uang.

Ini tidak seperti trading saham atau forex beneran loh ya. Kalau trading saham, ketika harga turun, kita masih bisa simpan sahamnya dan berharap mungkin beberapa tahun kemudian akan naik lagi. Atau ketika kita beli dollar dan saat itu turun, kita bisa berharap nilainya naik lagi. Namun kalau platform trading binary option seperti Binomo, Olymptrade, IQ Option, FBS, kita gak punya "asetnya".

Kalau loss, ya hilang aja gitu duitnya.

Sama saja seperti judi togel, judi bola, judi poker, dan platform judi lainnya. Yang sukses dari dunia perjudian adalah bandar Judi. dan bandar Judi itu GAK MAIN JUDI.

Yang perlu digaris-bawahi adalah: Platform Binary option TIDAK DIAWASI OJK dan SUDAH SERING DI BANNED OLEH PEMERINTAH. Tapi iklannya masih terus-terusan tampil di sosmed kita.
Tidah hanya itu, FBI AMERIKA juga sudah membuat peringatan di website resmi perihal Fraud dari trading binary option yang bisa dibaca disini

Pemerintah dan media masa pun sudah sering menginfokan bahaya fraud dan scam yang mungkin mengancam dari platform broker investasi ini, seperti yang bisa kita baca disini.

Udah sering saya dengar cerita orang rugi puluhan hingga ratusan juta gara-gara loss di platform Binary Option semacam ini. Jadi, saran saya kalau kamu sebatas mau iseng coba-coba memacu adrenalin dan keberuntungan, silahkan saja.

Tapi jangan lupa bahwa ini adalah platform JUDI. Sehingga meskipun manis di awal, pada akhirnya rasio kehilangan uang JAUH LEBIH BESAR daripada rasio dapat uang.


Note: Tulisan ini sebelumnya sudah pernah saya Publish di Quora. Namun tiba-tiba tulisan saya di Banned oleh Quora karena beberapa orang menanggap tulisan saya fraud

Senin, 18 Januari 2021

Kompilasi 18 Modus Penipuan Yang Umum Terjadi Di Indonesia ( Part 2/4)

Kompilasi 18 Modus Penipuan Yang Umum Terjadi Di Indonesia ( Part 2/4)

Dalam postingan sebelumnya, kita sudah membahas modus nomor 1 samapi 5 yang bisa kamu baca disini. Saya merangkum setidaknya ada 18 penipuan yang umum terjadi di Indonesia, dan memakan banyak korban. Saya sarankan kamu membaca ini sampai habis, dan share ke keluarga juga sahabat dekatmu, agar kejadian ini tidak menimpa mereka.

foto : kxly.com


6. Anak diculik atau tertangkap polisi

Modus : Korban (biasanya orang tua yang punya anak remaja) akan mendapat telpon dari penculik yang mengaku menculik anaknya dan segera minta uang tebusan, atau dari pihak polisi yang mengaku menangkap anaknya karena konsumsi / jual beli narkoba. Kalau mau anaknya bebas dan tidak dipenjara, harus segera transfer uang. Telepon biasanya dilakukan di waktu larut malam atau sangat pagi, karena secara psikologis pada waktu ini umumnya orang beranggapan tidak akan menelepon kecuali hal-hal yang sangat penting dan darurat.

Antisipasi : Jangan keburu terbawa suasana. Penelepon biasanya tidak tahu persis keadaan kita, sehingga dia banyak memancing pertanyaan yang seolah-olah mereka sudah tahu sebelumnya. Padahal mereka hampir gak punya info apapun tentang anak atau keluarga kita. Pastikan kita menghubungi anak atau keluarga kita jika memang terlanjur memberi Informasi, atau kalau memang kita merasa si penelepon bisa mendapatkan info seputar kehidupan pribadi kita dengan mudah di media sosial. Kalaupun anak atau keluarga kita tidak bisa dihubungi, tetap jangan panik. Bisa jadi saat itu Handphonenya mati, atau dia lagi tidur.

Note : Ketika tiba-tiba dapat telepon di tengah malam yang mengatakan dia menculik anak atau keluarga kita, maka kita pasti akan panik. Tapi, Coba berpura-pura tetap tenang dan kalau bisa tutup saja telepon itu. Sembari kita mendapat kabar dari keluarga kita yang mengaku sudah mereka culik atau Ditangkap polisi. Kalau memang benar itu adalah penculik atau polisi, mereka akan menghubungi kita kembali, karena yang mereka inginkan adalah uang Anda. Jadi dia pasti akan kejar-kejar terus.

7. Manipulasi untuk mendapat kode OTP Whatsapp / Telegram

Modus : Tiba tiba kita mendapat pesan WA dari kasir indomaret yang mengaku salah kirim kode voucher game, dan dia minta kita screenshoot SMS berbahasa asing (biasanya Thailand) dan berkata itu adalah kode voucher Game. Atau tiba-tiba kita dapat notifikasi dari telegram untuk melakukan registrasi ulang atau semacamnya, dan minta kita untuk input kode dari SMS yang sudah masuk ke HP kita. Semua SMS yang masuk ke HP kita dengan kode tersebut adalah kode OTP untuk mengambil-alih akun Whatsapp atau telegram kita. Selanjutnya penipu tersebut akan menggunakan akun kita untuk menipu kawan-kawan kita.

Antisipasi : Curigalah kalau tiba-tiba ada kode OTP yang tiba-tiba masuk ke HP kita padahal kita tidak pernah request kode OTP. Pihak resmi tidak akan pernah minta pelanggan atau nasabah memberikan kode OTP.

Note : Penipu bisa menyusun kata-kata dan kalimat yang sangat lihai, dan membuat seakan-akan pesan yang dikirimkan adalah resmi. Sehingga korban sering kali terkecoh dan mengirimkan kode OTP bahkan tanpa mereka ketahui bahwa yang dikirim adalah OTP.

8. Teman / Keluarga mendadak minta pulsa atau kirim uang.

Modus : Tiba-tiba, teman atau keluarga kita kirim pesan WA atau telegram untuk minta kirim pulsa atau uang ke rekening lain atau nomor telpon lain. Padahal mereka sebelumnya gak pernah pinjam uang atau minta pulsa. Mereka menjanjikan uangnya akan segera ditransfer balik besok pagi atau nanti siang.

Antisipasi : Selalu curiga ketika teman atau keluarga kita minta kirim pulsa atau uang ke nomor rekening lain atau ke nomor telpon lain yang tidak kita kenal. Kalau kita ragu, cobalah minta dia telepon atau video call.

Note : Teman atau keluarga kita bisa jadi gak sadar kalau akun Whatsapp atau telegramnya dibajak hingga beberapa hari kedepan.

9. Investasi Bodong

Modus : Impian untuk jadi cepat kaya adalah keinginan semua orang. Dan sudah sejak jaman dahulu kala, modus investasi bodong sukses menipu banyak orang dengan kerugian yang fantastis. Biasanya bermula dari seseorang yang mengaku dulu hidup miskin, dari keluarga yang tidak punya apa-apa, bekerja keras mengikuti bisnis atau investasi tersebut, lalu kaya raya, punya mobil mewah dan rumah mewah. Bisa juga investasi perusahaan bodong yang mencaplok perusahaan lain yang sudah terkenal tanpa izin, dan berkata bahwa itu adalah anak usahanya dan berafiliasi dengan perusahaan tersebut.

Antisipasi : Patikan hanya berinvestasi pada lembaga yang sudah diawasi Otoritas Jasa Keuangan resmi. Jangan terbujuk rayuan iming-iming cepat kaya tanpa resiko.

Note : Modus investasi bodong sekarang ini bisa tampil dengan sangat profesional, menggunakan website yang sangat bagus, media promosi yang bagus, sewa kantor agar terlihat profesional, dan para penipunya pun terkesan sangat pintar dan profesional dengan setelan jas rapih.

10. Struk Transfer Palsu

Modus : Tidak hanya merugikan pembeli, namun jual beli online juga sering kali bisa merugikan penjual. Apalagi jika transaksi jual beli tidak dilakukan melalui marketplace pihak ketiga. Biasanya penipu yang mengaku sebagai pembeli akan melakukan order tertentu, dan minta dikirim ke alamat yang biasanya bukan alamat rumah. Lalu penipu ini akan kirim bukti transfer palsu ke penjual sebagai bukti sudah mengirimkan uang. Biasanya, kalau orderan toko itu banyak, penjual gak langsung cek satu persatu. Langsung percaya dan menganggap pembeli sudah transfer uang, dan mengirimkan barang.

Antisipasi : Segala jenis transaksi yang dilakukan tidak melalui marketplace pihak ketiga memang sangat rawan mengalami penipuan, baik dari sisi penjual atau pembeli. Oleh karena itu, usahakanlah bertransaksi melalui Shopee, Tokopedia, dan semisalnya.