Ngikan Yuk (Cimone, Tangerang); Alternatif Kalau Bosen Dengan Dunia Per-Ayam-an

Coba deh sekarang sebutin ada berapa banyak tempat makan yang menyajikan menu ayam geprek?
Banyak!
Mulai dari yang terkenal karena dibikin atau diendorse artis, sampai yang masuk ke pinggir gang sempit (dan bisa juga rasanya gak kalah enak loh).

Nah, ditengah sengitnya dunia usaha ayam geprek se-Indonesia Raya, muncul alternatif yang layak mendapat perhatian, yaitu Ngikan Yuk.

Franchise ini didirikan oleh artis Rachel Vennya sejak bulan Oktober 2019 lalu, dan langsung mendapat perhatian netizen karena hampir setiap grand opening cabang baru pasti selalu diserbu masyarakat.

Nah, untuk wilayah Tangerang juga udah mulai banyak bermunculan cabangnya, seperti di Pasar Lama, Karawaci, Cipondoh, Gading Serpong;

Daaan,

yang kali ini akan Saya Review adalah cabang Ngikan Yuk Cimone yang baru saja Grand Opening tanggal 1 Maret Lalu.

Berhubung deket banget sama rumah, masa iya gak cuss?

Ngikan Yuk (Cimone, Tangerang); Alternatif Kalau Bosen Dengan Dunia Per-Ayam-an
Masih banyak karangan bunga, dan kelihatannya meriah banget ini, hahaha


Ngikan Yuk (Cimone, Tangerang); Alternatif Kalau Bosen Dengan Dunia Per-Ayam-an

Sebelumnya, saya pernah ke Ngikan Yuk Cabang Pasar Lama Tangerang. Disana tempatnya hampir hampir gak enak buat makan di tempat. Mayoritas orang-orang bungkus untuk bawa pulang, dan biasanya juga yang datang itu tukang ojek online.

Jadi ketika datang ke cabang Ngikan Yuk Cimone ini, Saya terkesan sama interiornya. CAKEP!


Ngikan Yuk (Cimone, Tangerang); Alternatif Kalau Bosen Dengan Dunia Per-Ayam-an

Lighting dan pencahayaannya keren, pakai lampu sorot untuk titik-titik tertentu,
dan untuk lampu utama mereka pakai lampu tanam ala cafe-cafe.
Bahkan sampai ada buket bunga di meja kasir, nih.

Ngikan Yuk (Cimone, Tangerang); Alternatif Kalau Bosen Dengan Dunia Per-Ayam-an

Satu hal perlu digaris bawahi, meskipun sekilas interiornya cakep, tapi tetap ini adalah tipikal restoran budget fast food. Bangku yang disediakan adalah bangku kecil tanpa alas duduk dan tanpa sandaran, yang mengindikasikan bahwa tempat ini kurang enak kalau buat ngobrol telalu lama.

Selain itu tempat ini juga tidak memiliki pendingin ruangan, hanya ada 6 unit kipas angin yang sudah terbilang cukup enak.

Next,

kita masuk ke Menunya. Menu yang ditawarkan ada 3 varian utama (Yang sayangnya lupa difoto), yaitu Ikan Sambal Acar Kuning, Sambal Oseng Mercon, dan Sambal Matah. Harga per porsinya 19.000, yang menurut saya cukup affordable.

Yang ada di foto ini adalah, Ikan Sambal Matah;

Ngikan Yuk (Cimone, Tangerang); Alternatif Kalau Bosen Dengan Dunia Per-Ayam-an

Ikan goreng tepung disajikan secara simpel diatas paper Tray, bersama sebungkus nasi liwet, dan satu cup sambal matah.

Yass, ini bukan nasi putih ya guys, tapi nasi liwet!

Ngikan Yuk (Cimone, Tangerang); Alternatif Kalau Bosen Dengan Dunia Per-Ayam-an

Ikannya sendiri punya rasa yang cenderung hambar, baik daging ikan maupun tepung crispi yang membungkus si ikan itu. Ikan yang digunakan adalah jenis Ikan Nila Boneless, dengan size yang lumayan besar.

Meskipun ikannya agak hambar, tapi ragam sambalnya punya rasa yang cukup strong dengan dominasi rasa asin, sehingga saat ikan dimakan bersama sambal, rasanya menjadi lebih balance.

oh iya, yang justru saya suka banget itu nasi liwetnya loh!
Rasanya pulen, gurih, dan rempahnya sangat terasa.

Pastinya, nasi ini yang beneran bikin unik dan gak akan kalian temui di tempat lain. Teman Saya yang gak suka ikan aja sampai rela makan nasinya doang karena menurutnya juga makan gitu aja udah enak, hahaha.

Jadi, kalau muncul pikiran di benak kalian, "bosen ayam terus",
Jangan lupa mampir ke Cabang Ngikan Yuk Cimone yaa,
Cheers!

You Might Also Like

1 Comments

  1. Betul banget ini. Peketan sambal matahnya😍 Must to try!!!

    BalasHapus