Yoshinoya (Tangerang); Spesialis Yakiniku Beef Bowl


Sewaktu diluncurkan 5 tahun lalu di Tangerang, tepatnya bulan Juni 2014, animo warga kota Tangerang terhadap tempat ini besar sekali. Saya masih ingat dulu waktu pertama kali kemari, mobil harus antri untuk bisa parkir.

Namun Transmart yang sekarang tidak seramai Transmart yang dulu.

Terakhir Saya kemari, parkiran mobil hampir-hampir kosong. Restorannya pun banyak yang tutup. hanya tersisa kalau gak salah 5 saja; Yoshinoya, Coffee bean, wendys, KFC, dan Imperial Kitchen.

Diantara ke 5 tempat tersebut, Saya dan teman-teman sepakat pilih Yoshinoya. Meskipun sudah pernah beberapa kali kemari, tapi belum sempat saya review di blog ini. Jadinya sekalian aja deh.

Langsung aja yuk kita lihat menunya;



Karena waktu itu lagi ada promo menu paket untuk berdua, tanpa pikir panjang langsung saja saya pesan menu tersebut. Sudah legkap dengan sup, gorengan, minuman, dan pudding juga, Mumpung Diskonnya lumayan nih.


Mangkuk yang pertama ini Yakiniku Beef Bowl. Tampilannya polos saja, hanya nasi putih yang diatasnya langsung ditaruh daging tipis yakiniku. Rasa dagingnya agak manis, dan karena gak ada topping apapun, jadinya ya begitu aja. Kalau di gambarnya ada bawang bombaynya, tapi di mangkok saya ini gak ada bawang bombay sebiji pun. 

Tekstur dagingnya pun beda-beda. Ada bagian daging yang empuk, dan ada bagian daging yang alot. Standar lah. Tapi kalau mau sedikit pedas, bisa dikasih saus cabai yang sudah disediakan di meja.


Mangkuk yang kedua ini versi Beef yakiniku original. Rasa dagingnya cenderung asin. Saya lebih suka yang versi original daripada Yakiniku. Masalah selera aja sih. Menurut saya yang ini lebih oke kalau mau dikasih bubuk cabai.


Sebagai side dish nya, ada 4 biji gorengan. Saya gak tau ini namanya apa, tapi menilai dari rasanya, nampaknya ini campuran antara ayam dan udang. Disajikan bersama sayuran acar dan mayonaise. Rasanya juga terbilang cukup standar.


Saya suka banget kalau ada menu set yang menyajikan sup semacam ini. Sup itu bisa bikin perut nyaman sebelum kita makan makanan berat.

Sup yang disajikan ini sup rumput laut, dengan taburan wijen dan daun bawang. Sebenernya rasanya enak sih, tapi kok ya keasinan. Seandainya gak keasinan pasti oke banget nih supnya.


Untuk minumnya, kita boleh milih mau kopi, teh atau minuman isotonik botolan semacam ini. Saya dari dulu penasaran, kenapa yaa restoran fast food gak ngasih pilihan air putih biasa.?

Saya mau minta tukar aqua botol aja gak boleh, harus nambah bayar lagi. Jadinya, saya beli air mineral di dalam Transmart deh untuk minumnya.

Cokelat pudingnya gimana?
Hm, karena saya gak suka manis, jadi saya gak minat tuh untuk nyobain. jadinya udah dimakan habis sama teman saya deh.

You Might Also Like

0 Comments