Fried Chicken Challange: KFC vs McD vs A&W vs CFC vs Richeese Factory, Mana Yang Paling Enak?

Suatu ketika ada teman Saya yang nyeletuk, "Dil, Lo kan punya blog yang review makanan. Masa iya gak pernah review Mc.D?".



Well, Saya terdiam. Bukannya gimana sih, tapi restoran semacam McD, KFC gitu kan udah menjamur dimana-mana ya, semua orang udah pada tau dan hampir semua orang juga udah pada pernah nyobain. Apalagi saya bukan penggemar fast food dan anti banget sama yang namanya minum soda. Jadi kalau ke tempat gitu, paling yang dipesan es krim aja.

Tapi disatu sisi, Saya jadi mikir lagi, masa iya kalau di blog ini, makanan yang umum kayak gitu gak ada reviewnya. Tapi kalau cuman review biasa bakal membosankan dan gak asik dong ya. Jadilah saya bikin artikel khusus kali ini, untuk membandingkan, mana sih ayam goreng yang paling enak diantara 4 franchise yang paling serung ditemui di Indonesia; KFC, Mc Donald's, Richeese Factory, CFC, dan A&W

1. Review Ayam Goreng A&W





Kayaknya udah bertahun-tahun saya gak pernah ke A&W. Kalau bukan karena mau bikin artikel ini mungkin Saya gak kesini lagi nih. Dulu menu yang Saya suka di A&W ini adalah Fish Fillet nya.

A&W ini sebenernya lebih terkenal sama Burgernya dibandingkan ayam gorengnya. Burgernya sendiri gak kalah enak loh sama burger tempat lain. Hanya saja karena pangsa pasar Indonesia menjadikan nasi sebagai makanan pokok dan ayam goreng adalah salah satu menu makanan yang paling populer di Indonesia, jadilah mereka juga menyediakan menu nasi + ayam goreng. Selain itu, A&W juga terkenal karena punya minuman soda khas sendiri, yaitu Root Beer.

Jadi, gimana untuk ayam gorengnya? Menurut saya rasanya terbilang standar aja. Hampir hampir tidak ada rasa atau bau yang khas. Meskipun terlihat ada butiran lada hitam, tapi rasa lada hitamnya hampir-hampir gak ada. daging ayamnya juga sedikit kering.

2. Review Ayam Goreng CFC




Saya juga udah lama banget gak ke CFC. Begitu datang lagi kemari, saya baru tahu kalau ternyata CFC mulai banyak menyediakan makanan khas yang indonesia banget, seperti nasi goreng, mie goreng, nasi kari, bahkan sampai nasi rendang. Untungnya juga waktu saya kesini ada promo dari GoPay, jadinya bisa dapat 2 ayam + Nasi dengan harga 10.000 saja.

Ayam gorengnya CFC ini menurut saya mirip banget kayak ayam goreng pinggir jalan. tepungnya krispy dan garing banget, tapi rasanya cenderung hambar. Tekstur dagingnya 11-12 kayak di A&W, sedikit kering.

3. Review Ayam Goreng Richeese Factory


Berikutnya, Richeese Factory ini terkenal dengan saus kejunya, dan ayam pedas BBQnya. Kalau mau makan ayam goreng dengan sensasi berbeda sih memang ini bisa dijadikan tempat alternatif ya, karena saus kejunya dan ayam pedas BBQ itu cuman Richeese yang punya.

Kalau cuman makan ayam goreng Richeese tanpa saus BBQ, rasanya terbilang biasa aja, seperti ayam goreng krispy pada umumnya, gak ada yang spesial.

4. Review Ayam Goreng KFC


Ini dia, yang konon menjadi legendanya ayam goreng. Sampai-sampai kalau mau bikin ayam goreng krispy biasa pun bilangnya ayam goreng kfc,hehehe.

Entahlah, menurut Saya KFC yang sekarang sudah gak seenak KFC yang dulu. Bahkan ketika 11 bumbu rahasia KFC bocor dan orang-orang di Youtube mencoba resep tersebut, mereka semua mengaku bahwa resep originalnya lebih enak dibandingkan yang dijual di toko. Tapi ya masih tetep oke kok, setidaknya dagingnya masih terasa juicy.

5. Review Ayam Goreng Mc.Donalds


Yang terakhir ini, ayam goreng Mc.Donald's, yang menjadi favorit Saya diantara ke 5 franchice yang kita adu kali ini.

Tepung bumbunya enak, gak keras kayak CFC, lebih terasa rempahnya dibanding A&W, dan juga daging ayamnya lebih juicy daripada KFC. Jadi ya gak heran dimanapun kita lihat Mc.D pasti tempatnya selalu ramai dikinjungi ya.

Oke, segitu dulu review kali ini. Jangan sering sering makan beginian yaa, karena makanan ini miskin nutrisi, tinggi sodium dan lemak trans. Juga pastinya tetap imbangi dengan pola makan sehat seimbang.

Salam,

You Might Also Like

0 Comments