House Of Raminten (Jogja); Tradisional Jawa Banget Nih


Nah ini nih, Rumah makan iconic di Jogjakarta yang paling terkenal. Sampai-sampai dinobatkan sebagai tempat wajib dikunjungi, dan belum afdol ke Jogja kalau belum mampir kemari. Namanya House Of Raminten!


Waktu saya dan teman-teman kemari, beruntung banget daper supir Grab Car yang mau nganterin dan nungguin kami beli oleh-oleh dulu sebelum makan disini, hahaha.

Jadi, Hose of Raminten ini buka 24 jam, menyajikan makan khas Jogja dan ada beraneka ragam menunya. Suasana disini juga sangat tradisional. Karena Kami kemari saat weekend, maka tempat ini ramai banget. Kami sampai harus waiting list sampai 7 antrian. Untungnya staff disini ramah semua, jadi mereka bersedia foto-fotoin kita sembari nunggu meja kosong. :D

Btw, ada sedikit sejarahnya nih tentang perjalanan panjang rumah makan ini, dikutip dari Wikipedia:

Rumah makan The House of Raminten dibuka pada tanggal 26 Desember 2008 oleh Hamzah Sulaeman. Meskipun Hamzah adalah salah seorang penerus Grup Mirota, rumah makan ini tidak diberi nama yang mengandung unsur Mirota melainkan dari nama tokoh yang ia perankan di acara televisi Jogja TVyang berjudul Pengkolan, yaitu Raminten.
Pada mulanya, The House of Raminten menjual jamu dan nasi kucing sebelum akhirnya juga menjadi toko suvernir dan oleh-oleh khas Yogyakarta.[1] Rumah makan ini juga awalnya menyajikan tarian Jawa sebelum ruang pendopo juga diperluas untuk area makan tambahan. Setiap pagi, para pengunjung bisa melihat proses pelukisan batik.

Setelah menunggu sekitar 40 menit, akhirnya kami kebagian meja juga!


Ada kereta kencana kuda jadul ditengah-tengah, dan bahkan ada kudanya juga loh dibagian dalam restoran.


Yuk kita lihat-lihat dulu buku menunya;














Menu yang ini, Nasi Kucing;


Ya, tampilannya sederhana saja ya, satu porsi nasi dilengkapi suwiran ayam, setengah potong telur, sesendok sayur, dan sambal merah.

Lalu yang ini, sayuran tumis mirip cap cay;


Isiannya lengkap, porsinya banyak, dan rasanya juga enak.

Kalau yang ini, Bakwan Jagung;


Dan pastinya, gak afdol kalau gak cobain nasi gudegnya (Versi ayam);


dan yang ini gudeng telur;


Gudegnya Raminten ini termasuk yang cocok di lidah saya. karena rasanya gak terlalu manis, dan kreceknya juga enak. Selain itu, porsi gudengnya juga gak pelit, bahkan lebih banyak daripada porsi nasi nya. Ada Gudeg Jogja yang terkenal juga, namanya Gudeg Yu Djum, tapi kurang cocok sama lidah saya karena terlalu manis, dan rasa ayamnya cenderung hambar. Tergantung selera sih ya.

Lalu menu yang gak kalah enak, Ayam Koteka;


Daging ayam tanpa tulang dimasak dalam bambu, ini enak banget seriusan deh. Ada aroma kemangi dan rempah rempah juga.

Lalu yang juga gak kalah enak, Mie Goreng;


Makanan yang terakhir ini, Nasi Tumpeng mini;


Isinya cukup lengkap, ada sayur urap, ayam rebus (mirip ayam pop), telur rebus, dan sambal. Rasanya standar sih sebenernya.

Untuk minumannya, karena saya lagi flu, saya pesan jeruk nipis hangat;


Ini Wedang Jahe;


Es Teh Manis;


Bonus;


You Might Also Like

3 Comments

  1. aahh kangen sekali sama makanan di Jogja, House of Raminten salah satu yang terbaik di kotanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju.,

      Terima kasih sudah mampir kemari ;)

      Hapus
  2. numpang promote ya min ^^
    Untuk mempermudah kamu bermain guys www.fanspoker.com menghadirkan 6 permainan hanya dalam 1 ID 1 APLIKASI guys,,,
    dimana lagi kalau bukan di www.fanspoker.com
    WA : +855964283802 || LINE : +855964283802 ||

    BalasHapus